Nov
Ijinkan Aku Jadi Pahlawan

Kartun di atas dibuat secara manual menggunakan tinta cina atau tinta bak.
Diolah dengan Adobe Photohop CS 2.
Saya akan coba menyebutkan secara spontan—siapa saja nama pahlawan Indonesia jaman dulu; yang laki-laki ada Pattimura, Imam Bonjol, Hasanuddin, dll. Kalau yang perempuan ada Cut Nyak Dien, lalu mmm… Cut Mini. Eh bukan ya?? Saya kok lupa ya. Jaaah…, malu saya.
Kenapa saya bisa lupa sama pejuang atau pahlawan dari Indonesia sendiri?? Parah banget. Apa Anda mengalami itu juga?? Bayangkan, saya tahunya malah Superman, Batman, Pahlawan Bertopeng, Ultraman, Voltus, Power Ranger dan sejenisnya—yang semuanya adalah produk industri dan besar karena media. Sial!! Tulisan ini bukan curhat tapi ajakan untuk berkontemplasi, melihat wajah kita sendiri—generasi muda yang lupa dengan semangat nasionalismenya.
Sempat saat chat saya menanyakan kepada seorang teman yang kebetulan blogger juga. “Nama pahlawan yang kau kenal ada berapa? bisa sebutkan??”, pinta saya. Dia berpikir sejenak lalu mengetikkan nama-nama pahlawan yang ingin saya tahu itu. “Ada Ahmad yani, Tendean, WR Supratman, DI Panjaitan, Yos Sudarso, Bung Hatta, Bung Karno, Syahrir, Supriyadi, DN Aidit, Sisingamangaraja, Diponegoro, Jaka tingkir, Bung tomo, Hasanudin, Pangeran Antasari, Imam Bonjol, Sultan Ageng Tirtayasa, Dewi Sartika, Martina Martha Tiahahu, Kartosuwiryo. Itu yang pas kebetulan ngelintas aja”, tegas dia. Widiiih, banyak sekali. Kenapa saya cuma bisa inget empat nama saja yaa?
Selanjutnya saya menanyakan lagi beberapa teman yang sedang online. “Eh, cita-citamu apa saat kecil? Saat masih berumuran TK atau SD gitu?”. Jawabannya variatif, ada yang klise, konyol, tapi ada juga yang seriusan. Orang pertama menjawab; “saya ingin jadi pilot”. Orang kedua, “saya ingin jadi pensiunan soalnya bisa nggak usah kerja tapi dapat duit”. Orang ketiga mengatakan; “ingin jadi desainer mobil, soalnya saya suka nggambar mobil di buku saat masih SD dulu”. Dan orang terakhir menjawab tegas; “berguna bagi nusa dan bangsa”.
Kok nggak ada yang ingin jadi pahlawan sih (termasuk saya). Cita-cita saya suka berubah dari kecil hingga dewasa. Tidak konsisten. Begitu bahasa kerennya. Selalu berubah-ubah seiring waktu berjalan. Mungkin karena faktor tidak pede kali ya. Saya tidak pernah tertarik dengan cita-cita klise—bocah kecil sebaya saya—macam dokter, arsitek, dan sebagainya. Saya tertarik untuk jadi kura-kura ninja, jadi Tintin sang petualang, atau jadi pelukis kayak Leonardo Da Vinci.
Ehm…, saya kemudian mengambil hipotesa awal. Kalau sejak dini seorang bocah tidak kenal dengan pahlawannya, bagaimana kalau besar nanti?? Pernahkan Anda berpikir seperti ini?? Okelah, biarkan mereka (baca: bocah-bocah itu) bercita-cita sesuai dengan keinginannya tapi jangan lupa kita juga punya kewajiban untuk mengarahkan, mengenalkannya kepada pejuang—dari negeri sendiri. Bukan pahlawan jagoan dari negeri dongeng atau negeri impian yang dilahirkan oleh media itu. Jadi jangan sampai ada yang mirip nasib saya. Mari kita beri perhatian lebih kepada mereka.
Selamat mengenang (kembali) hari pahlawan. Sudahkah Anda buat posting tema ini??
Salam kreatif!!
still idola Jendral Sudirman
lah pahlawan kan dalam bidangnya masing masing
dan pahlawan berguna kan, g nyusahin kan
lebih general aja
@gajahpesing: tidak dikemukakan alasannya, kang?
@cebong ipiet: iya bong, sepakat. Makasih atas komennya
memang nasib pahlawan kadang jasanya dilupakan, bahkan identitasnya… tapi itulah pengorbanan.. mereka nggak minta dikenang tapi kita sebaiknya selalu mengenang.
hebring oeey mas… bikin ndiri ya gambarnya, ternyata kita punya hobi yang kurang lebih sama, bener mas gambar di blog saya mulai dari tulisan cinta itu walaupun bukan karenaadalah 100% hasil karya sendiri, itu gambar langsung saya bikin pake adobe flash cs3 semuanya, abis enak banget sih bikin gambarnya pake itu… eh apa mas seneng flash juga??
@ramon: semoga cerita mengenang ini masih berlanjut ke generasi setelah kita ya Ram…
@ozant: saya suka flash. Tapi bukan untuk menggambar, untuk bikin animasi. Kalau mau bikin gambar sebaiknya pakai freehand atau corel atau illustrator.
Konsep pahlawan yang ada dikepala gw yaitu org yg berani berkorban jiwa/raga untuk kebaikan org banyak. Termasuk juga si Pitung :D.
Mereka yg gugur dan berjasa dalam perjuangan kemerdekaan bangsa ini layak disebut pahlawan. Gw kagum sama mereka semua, senang membaca dan belajar dari perjalanan hidup mereka.
Gw cuma mo berbagi tentang seorang pahlawan yang mungkin terlewatkan.
Di Indonesia pernah ada peristiwa peledakan gudang mesiu Belanda di daerah Dayeuh Kolot, Bandung selatan yang dilakukan oleh Mohammad Toha. Sekarang ada jalan di daerah itu yang diberi nama Jl. Mohammad Toha.
Bom bunuh diri pernah terjadi di Indonesia tahun 1945 oleh Mohammad Toha di Bandung Selatan yang kemudian dikenal dengan “Bandung Lautan Api”. Ketika itu Mohammad Toha meledakkan dirinya di gudang mesiu demi kepentingan melemahkan kekuatan Belanda.
Gw masih inget baca kisah diatas ketika gw masih kls 4 SD, dari sebuah komik yg dijual didepan sekolah. Beruntung masa kecil gw ga terjebak dan terkontaminasi cerita pahlawan impor yang fiktif.
Thx.. cm bisa cerita sedikit..
Wah.. kalau saya sih pilih ABRAHAM LINCOLN = pahlawan keluarga, sekaligus, pahlawan masyarakat….!
he..he..
http://patembe.com/2008/11/21/aturan-memberi-komentar-pada-blog/
bersikap serupa pahlawan juga gak kalah penting ton. gak harus di lingkungan luas, bisa di lingkungan keluarga dan teman2. misalnya ngajarin nggambar cuma2 dan minjemin duwit bagi yg membutuhkan:)
pahlawan diponorogo
dia tuw gagah banget dengan kudanya kang. berjubah pula!
Pahlawan tanpa tanda jasa, yg telah membuat saya bisa menjadi seperti ini. (dalam hal yg baik, tentunya)
pahlawan saya mah saint saiya lah…
aku masih inget nama2 pahlawan koq mas antown..setidaknya ga kaya di john pantau, seorang guru mengiyakan saja bahwa cut tari adalah pahlawan ??
ehmm kalo pahlawan gue shalahudin al ayyubi..uppss bukan pahlawan indonesia ya, pahlawan islam:)
Kalo pahlawan indonesia, bu kartini aja deh. Karena berkat cita2 beliau..nih sekarang gue bisa kerja dikantoran, kerjaan yg rata2 dilakukan pria……….
udah kena doktrin duluan kalau power rangger itu gak nyata dan loe gak bisa jadi power rangger apalagi jadi rangger merah
pahlawanku.. hm siapa ya
jd inget lirik lagu..
“I love u daddy…. you are my HERO..”
suer, saya sama sekali nge-Blank..
semester ini dapet pelajaran sejarah perguruan indonesia… dan otak saya sudah bisa berfikir lagi untuk mengingatnya di sore hari.. hiks..hiks..
” sebenarnya.. pentinga GAG sih mengetahui “Sejarah masa lalu… kan kita juga sering di bilang.. jangan menoleh / melihat kebelakang, ga usah di ingat2 lagi biarkan berlalu :D”
“I can be your hero, baby….”
Begitu kata Enrique Iglesias kepada saya, Mas
Blog Anda sangat kreatif nih. Itu gambar buatan Anda. Boleh juga jika suatu saat saya bikin buku untuk cover. OK, salam kenal.
Emangnya nasibnya mas seperti apa sih sampe enggak ada orang lain yang boleh niru… hehe… Btw, salam kenal mas. keep writing and drawing….
setujuxxx,,, eh setuju…
bocah2 sekarang mesti ditunjukkan apa, dan bagaimana pahlawan itu… biar tidak terjadi lagi tawuran yang mengatasnamakan diri mereka sebagai pahlawan pembela…!!!
yang layak menjadi pahlawanku adalah ibuku karena telah melahirkan aku, yang kedua adalah bapakku karena telah menafkahi dan memberi makan saya hingga aku besar. pahlawan fantasy: Gatotkaca putra Bima
OOT: ton, blog kita berdua di-link sama mas iskandar, copywriter-nya koran kompas. cek aja di blognya yg ada di kompasiana yg dikelola kompas: http://iskandarjet.kompasiana.com/
gw setuju banget dengan nita, bersikap sebagai pahlawan itu yang lebih penting… jadi kapan aku diajarin nggambar dengan cuma2 dan dipinjemin duit? *dipentung* …
btw, ibu rumah tangga juga pahlawan lohhh… (aku maksudnyahhh… hihihi…)
pahlawan saya ayah dan ibu
bulan pahlawan kali yak…??!?? wkwkkwk
heemmm…
hemm…
hemm
wah gawat!!!saiah bahkan tidak bisa menyebutkan satu pahlawan pun secara spontan…!!!!!
aduhh..bisa dimawrah om anton nih..hihihi
pahlawan… hmm… pahlawan sebenernya bnyk sekali dalam kehidupan kita…ga mesti yg udah maju perang buat membela negara yg kita inget… tp org-org yg udh berjasa dlm hidup kita jg bs disebut pahlawan…eh 10 november hari ultah bapak saya lho…hehehe…
Wah setuju dengan komen bro yogie.
aku biyen pingin dadi guru ngaji, saiki pingin dadi seniman…
Apa cita-citamu nak?
Jadi penjahat!!!